Digitechno.pro : Berita Teknologi Indonesia Terbaru

Artikel terkini mengenai dunia teknologi indonesia terbaru, terupdate, dan terpercaya.

Riset Bersama Teknik Elektro UPH – Viar Menemukan Solusi Pemamfaatan Limbah Baterai Bekas

Teknik Elektro Kampus Pelita Harapan (UPH) diakui Viar Motor Indonesia untuk lakukan analisa bersama dengan untuk project pemakaian baterai sisa kendaraan listrik. Pada analisa ini Teknik Elektro UPH bertindak lakukan riset faedah lainnya apa yang dapat diambil dari baterai yang tidak optimal, sedang dari bagian Viar menyiapkan baterai Lithium-Ion sisa yang sudah dipakai di skuter listri Viar Q1.


Seperti dikutip dari Kompas.com serta Tempo.co pada artikel 10 September 2019 Dr. Henri P. Uranus, Ketua Program Studi (prodi) Teknik Elektro UPH mengatakan jika di masa mengembangnya kendaraan listrik, baterai bisa menjadi satu permasalahan yang perlu dilihat.

“Sangat memerlukan analisa serta peningkatan tentang daur lagi baterai atau pemakaian lagi sesudah tidak pas dipakai jadi sumber daya pada kendaraan listrik,” kata Henri

Henri memberikan tambahan jika baterai yang sudah dipakai pada motor listrik awalnya, masih dapat dipakai untuk lampu PJU (Penerangan Jalan Umum). Tentu saja menurut Henri, ini disebutkannya sesudah lakukan eksperimen di lab UPH.
“Baterai yang kemampuan jelajah motor listriknya tinggal 50% serta bisa dipakai untuk lampu jalan 10W sepanjang 1 minggu; serta 4 hari untuk lampu 20W dari terisi penuh sampai dimatikan skema perlindungan BMS (Baterai Management Sistem) internal baterainya.


Selanjutnya Henri menerangkan jika baterai di motor itu memakai baterai type Li-ion yang mutunya di atas baterai lead acid type VRLA (Valve Regulated Lead Acid) yang biasa dipakai di lampu PJU solar biasanya. Dia menerangkan jika dengan pemanfaatn PJU bertenaga surya, daur hidup baterai akan diperpanjang hingga menrurangi beban lingkungan. Menurut dia, prototype hasil riset dengan baterai sisa motor akan diterapkan di lingkungan universitas jadi percontohan.

Meresponi analisa bersama dengan UPH – Viar ini, Direktur Marketing Viar Motor Indonesia, Sutjipto menjelaskan jika analisa ini jadi komitemen Viar Motor untuk menjawab rumor sampah baterai motor listrik yang tidak bisa dipakai. Diluar itu baginya, ini bukti buat mereka untuk siap terjun di pasar kendaraan listrilk.

Lewat kerjasama dengan industri, UPH sudah tunjukkan komitmennya untuk cari bertindak dalam cari jalan keluar pada persoalan beban lingkungan, diantaranya pemakaian sampah baterai semacam ini.

(Visited 4 times, 1 visits today)