Digitechno.pro : Berita Teknologi Indonesia Terbaru

Artikel terkini mengenai dunia teknologi indonesia terbaru, terupdate, dan terpercaya.

Tips Membuat Drone Sendiri yang Kreatif

anggaran drone

Tips Membuat Drone Sendiri yang Kreatif

Mau Buat Drone? Berikut Tipsnya

Digitechno.pro || Memang saat ini harga drone sudah semakin beragam dan terjangkau sesuai dengan peruntukannya. Dengan bermodal mulai Rp 200.000-an saja, Anda sudah bisa melirik beberapa drone toy-grade yang banyak ditawarkan toko online.

Menerbangkan sesuatu memang terasa menyenangkan. Namun akan menjadi lebih menyenangkan lagi jika Anda bisa membuatnya sendiri. Dengan mengetahui tips membuat drone yang akan kita bahas, Anda akan memiliki gambaran seperti apa yang akan dikerjakan dan bagaimana menyiapkannya.

Tips Membuat Drone Sendiri yang Kreatif

Sama-sama murahnya, membuat sendiri akan lebih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda dibanding membeli drone mainan siap pakai (ready to fly). Selain itu, Anda juga akan menjadi lebih memahami komponen drone. Dan berikut tips membuat drone yang bisa anda praktekan lengkap dengan komponennya.

  1. Tentukan Anggaran dan Tujuan Pembuatan

anggaran drone

Benar sekali, tips membuat drone yang pertama adalah menentukan berapa biaya yang dianggarkan untuk pembuatan drone. Hal ini sangat erat hubungannya dengan tujuan pembuatan drone itu sendiri.

Ada 3 macam drone yang bisa Anda buat dengan budget minim, antara lain mini drone (indoor), drone race (balapan) dan aerial drone untuk mengambil foto dan video.

Pembuatan ketiga macam drone tersebut bisa memakan biaya rata-rata mulai Rp 1.500.000 hingga Rp 5.000.000, dimana komponen yang paling mahal ada di bagian transmitter (remote control). Sementara untuk komponen lain, akan menyesuaikan kebutuhan Anda.

  1. Kenali Cara Kerja Drone

cara kerja drone

Setelah kedua hal di atas sudah Anda tentukan, tips membuat drone berikutnya adalah memahami dasar cara kerja drone. Perangkat drone  membutuhkan pilot yang ada di ground station untuk mengendalikannya. Dalam pengendalian tersebut, dibutuhkan transmitter untuk memancarkan sinyal 2,4 Ghz ataupun 5,6 Ghz pada Flight Control di unit drone.

Baca Juga : Inilah Drone Buatan Indonesia yang Harus Kamu Tahu

Flight Control berfungsi untuk mengatur mekanisme dan perputaran motor. Alat ini juga bertugas mengatur gyroscope agar unit dapat terbang dengan stabil. Perputaran motor yang terpasang pada rangka berbentuk X, memiliki arah tertentu agar body drone dapat terangkat.

Motor yang memiliki arah perputaran yang sama diletakkan secara diagonal. Sementara untuk drone fixed wing yang hanya menggunakan 1 motor, memerlukan alat bantu agar dapat diterbangkan.

  1. Kenali Komponen Drone

Kenali Komponen Drone

Tips membuat drone yang ketiga adalah mengenali komponen yang menyusunnya, antara lain;

Frame (rangka); terbuat dari bahan plastik, carbon fiber, kayu ataupun aluminium ringan yang dipilih sesuai tujuan pembuatan. Misalnya drone aerial menggunakan rangka plastik dan aluminium ringan, drone balap menggunakan rangka plastik atau carbon fiber. Untuk frame kayu dari stik es krim bisa digunakan untuk pembuatan drone mainan ataupun untuk percobaan.

Baca Juga : Deretan Drone Terbaik Yang Harus Anda Tahu

Komponene Yang Dibutuhkan

komponen-drone

  • Motor; ada 2 jenis motor yang umum digunakan yaitu brushless dan brushed. Tipe brushless lebih kuat dan awet namun memerlukan ESC untuk mengatur kecepatannya. Sementara tipe brushed,  memiliki harga yang lebih murah dan cocok untuk drone mini karena ukurannya yang kecil.
  • ESC (Electronic Speed Control); hanya untuk motor tipe brushless sebagai komponen untuk mengatur kecepatan motor. Menghidari ketidaksesuaian ESC dengan motor, sebaiknya belilah ESC sepaket dengan motor sebagai tips membuat drone.
  • FC (Flight Controller); bisa dibilang ini adalah otak drone yang mendistribusikan segala sinyal kecepatan motor, gyroscope dan GPS. Umumnya ia memiliki 5 macam sensor untuk menunjang kinerjanya, antara lain accelerometer, gryoscope, compass, barometer dan GPS.
  • PDB (Power Distribution Board); untuk menghubungkan FC di ESC dan baterai agar menjadi rangkaian listrik. Komponen ini umumnya menyatu pada rangka dan Anda cukup menyolder tiap kabel ESC dan baterai agar bisa terhubung satu sama lain.
  • Konektor (kabel); siapkan beberapa kabel konektor berlainan warna  berikut beberapa plug-in power, mengingat kabel ini akan digunakan untuk berbagai keperluan.
  • Baling-baling (Propeller); perhatikan ukurannya agar sesuai dengan ukuran frame. Bentuk propeller ini ada 2 jenis, yakni 3 daun (biasa untuk balap) dan 2 daun (drone aerial).
  • Transmitter (Remot Control); pengendali ini menjadi komponen termahal dalam tips membuat drone kali ini. Kami lebih menyarankan Anda untuk menggunakan remote yang telah dimodifikasi menjadi multi protokol agar dapat digunakan pada lebih banyak drone.
  • Baterai dan Charger; baterai Li-po menjadi sumber tenaga. Sebelum membelinya, sebaiknya  Anda menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga motor yang terpasang. Tips membuat drone terkiat batrai dan charger, Anda perlu mengitung total kebutuhan daya dengan jumlah daya baterai bisa dipasang.
  • Kamera FPV Set; terdiri atas kamera yang mendukung sinyal 5.8 Ghz, dimana Anda juga perlu komponen VTX ataupun Video Transmitter  serta monitor untuk melihat tampilan yang dilihat drone.

Baca Juga : Rekomendasi Drone Murah Yang dilengkapi GPS

Tips membuat drone di atas bisa dijadikan gambaran awal sebelum Anda memutuskan untuk membuat sendiri pesawat nirawak Anda. Bisa saja, apa yang dibutuhkan berbeda, namun pada dasarnya hal di atas bisa dijadikan panduan bagi Anda sebelum memulai. Siapkan komponennya dan rakit drone anda sendiri.

Sekarang, Anda mau membuat drone yang seperti apa?

(Visited 4 times, 1 visits today)